Rabu, 12 Maret 2014

Cara Membuat Toko Online : Kenapa Harus Ecommerce ?

shopping-cart-mouse
Editor’s noteArtikel “kenapa harus toko online” ini adalah series of article “cara membuat toko online”  untuk mengedukasi ekosistem internet entrepreneur tentang ecommerce. Jika Anda membutuhkan platform ecommerce toko online yang baik, Anda bisa menggunakan Bigcommerce. Platform Bigcommerce memudahkan Anda untuk membuat online store dengan mudah dan fitur yang lengkap.

Dunia bisnis online / internet startup memiliki banyak cara monetisasi, mulai dari yang mudah sampai yang aneh-aneh. Dari sell something (commerce), advertising / iklan, subcription / berlangganan, freemium dan banyak lagi ( List lengkap yang agak ribet bisa dibaca di sini, tidak semuanya bisa diterapkan di Indonesia, karena beberapa business model membutuhkan tingkat penetrasi internet / smartphone tertentu dan tingkat GDP perkapita yang cukup tinggi ).
Denny Santoso, co founder saya di Startupbisnis.com mengatakan bahwa “consumer bisa memiliki alasan yang kuat untuk berpisah dengan duitnya adalah ketika mereka mendapatkan sesuatu (belanja produk)”. Yang artinya jika dilihat dari sudut pandang pengusaha, ini cara monetizing termudah.
Hal basic yang perlu diketahui bahwa ecommerce memiliki 2 jenis model :
  1. Marketplace, bisa dibilang “mall online” yang menjadi sebuah open platform bagi banyak toko lainnya yang bisa membuka toko di situ, misalnya Tokopedia, Rakuten, Ebay, Bukalapak. Membangun ecommerce jenis ini membutuhkan keahlian teknikal dan dukungan dana besar karena butuh waktu lama untuk mendapatkan profit.
  2. Toko online, misalnya Bilna.com, BerryBenka.com, Saqina.com, Fellinshop.comcicierobags.com, Indomakeup.com, tokoduaamoi.comshopatbanananina.commimoholics.com). jenis bisnis seperti ini bisa mendapatkan revenue di hari pertama dan bisa dibuat oleh siapapun.  Kita tidak perlu mengumpulkan audience banyak terlebih dulu, tidak perlu seperti Femaledaily.com yang menunggu 2-3 tahun untuk menghasilkan revenue, tidak perlu seperti Kaskus yang menunggu 4-5 tahun untuk menghasilkan revenue atau Tokopedia yang sudah berdiri lebih dari 3 tahun tetapi belum profit. Ecommerce online store is all about the numbers. Traffic X Conversion X OS (order size) = Sales.
Entrepreneur seperti Achmad Zaki, Founder Bukalapak.com, Hijup.com dan Scallope.com memiliki pengalaman unik karena di saat bersamaan menjalankan sebuah business model marketplace (Bukalapak) dan online store (Hijup, Scallope). Pada Startupbisnis workshop tentang ecommerce, Zaki akan membagi pengalamannya menjalankan online store.

Berikut ini adalah beberapa alasan kenapa Anda perlu mempertimbangkan untuk menjadi ecommerce entrepreneur :
“Adakah ecommerce yang bisa saya invest ?”
Sebelumnya saya sempat membantu incubator patungan antara Jepang dan Indonesia, salah satu key personnya adalah Takeshi Ebihara dari Batavia Incubator yang memiliki pengalaman 16 tahun di tech incubation dan sekarang menjadi salah satu mentor Founder Institute.
Adakah ecommerce bagus yang bisa dijadikan portfolio kita ?
Kenapa mencari ecommerce ?
Karena di setiap negara yang internetnya sudah develop, pasti ada 1 ecommerce dari top 5 website terbesar di negaranya. (William Tanuwijaya founder Tokopedia dan Ferry Tenka founder Bilna juga memulai dari insight ini)
Bagaimana dengan behavior orang Indonesia ? Banyak yang bilang orang Indonesia ingin melihat dulu, memegang dulu barang sebelum melakukan pembelian ?
Sama persis dengan orang Jepang di akhir dekade 90an, sebelum ecommerce booming. Banyak pengamat di Jepang bilang bahwa “Orang Jepang harus melihat dulu, memegang dulu barang sebelum membeli, ecommerce di Jepang pasti gagal” tetapi dengan berjalannya waktu dan meningkatnya trust, behavior ini sedikit demi sedikit berubah dan orang Jepang aktif membeli online, orang Jepang mulai mencoba membeli, menerima barang di pintu rumah dengan kemasan yang menarik, membuka kemasan yang dikirim dan merasa convenience dengan experiencenya belanja online dan melakukan repeat order. Prediksi saya, market Indonesia akan mengalami hal yang sama.
Tak lama kemudian Batavia Incubator mendapatkan Bukalapak sebagai portofolio yang kemudian diinvest oleh Gree Venture.
Venture capitalist lainnya mengatakan “Kami percaya gelombang startup pertama adalah ecommerce” (baca : Startup apa yang dicari oleh Cyber Agent Venture)

Bisnis model yang stabil
Josh Kopelman dari  First Round Venture (VC di US) menemukan fakta sbb :
  • Lebih dari separuh dari 15 website terbesar hari ini tidak ada di tahun 1999. Tidak mengejutkan karena  Facebook, Youtube, Wikipedia, Myspace, Blogger, Live.com and Twitter semuanya masih baru dan menggambarkan inovasi massive yang terjadi 1 dekade terakhir.
  • Tetapi, dari 15 website ecommerce dengan traffic terbesar di 2010, hanya satu yang tidak ada di tahun 1999 , yaitu NewEgg – yang dilaunch 2001. Yang berarti lebih dari 90% ecommerce terbesar berusia lebih dari 13 tahun. Hal ini menggambarkan bisnis model ini tidak banyak mengalami inovasi yang umumnya membunuh pemain lama. List ini juga identik dengan list 2010 dibandingkan dengan 2005.
First Round

Munculnya channel social media yang merupakan low cost acquisition channel
Sejak kemunculan Facebook di Indonesia sekitar tahun 2008, Kaskus mengalami peningkatan jumlah user dari +/- 600,000 menjadi 2,5 juta dalam 2 tahun (0 s/d 600,000 dicapai dalam 8 tahun). Tidak ada alasan untuk tidak menggunakan social media untuk menggunakan traffic (masalah mana yang diprioritaskan antara SEO atau socmed itu hal lain). Jika Anda ecommerce baju, cari rekan-rekan blogger keren, berikan link affiliate ke mereka, jika ada yang berhasil menjual dari link referralnya, mereka mendapatkan komisi. Salah satu yang menjual service ini adalah Idblognetwork dan referralcandy (referral candy juga digunakan oleh Sribu.com untuk menjadikan existing customer mereka sebagai sales channel).
Efisiensi modal untuk melaunch dan menjalankan ecommerce
Dengan online store, kamu tidak perlu bayar biaya sewa toko.
Tidak perlu bayar SPG.
Dengan online store, banyak aspek yang bisa di outsource. Mungkin juga.. semuanya !
Tidak bisa coding online store ? Bisa outsource ke Bigcommerce yang merupakan platform online store terbaik saat ini.
Bingung mau jualan apa dan cari barang di mana ? Coba cari di Indotrading.com atau ebay.com. Ada mahasiswa Binus dan UI sedang mendevelop Plydir.com yang nantinya akan jadi database sourcing product.
Tidak bisa desain ? Bingung desain logo ? logo bisa outsource ke Sribu.com, posting job bisa ke jobs.startupbisnis.com, posting project bisa di Kreavi.com.
Kemudahan melakukan outsourcing memungkinkan Anda untuk fokus pada aspek core business Anda, yaitu marketing, sourcing product, menjaga relasi dengan “pareto customer” dan “pareto channel”  juga tidak repot mengurus coding, desain dll.
Sejarah panjang jual-beli
Bisnis model ecommerce memiliki sejarah terpanjang di dunia online dibandingkan bisnis model lainnya, yang berarti di bisnis model ini telah terbangun best practice yang cukup kuat.
Bagaimana dengan sejarah offline nya ? kebutuhan manusia untuk memenuhi kebutuhannya dengan membeli dari orang lain mungkin sudah ada sejak jaman nabi Nuh ?  Bagaimana dengan sejarah bisnis model lainnya seperti advertising di dunia offline ?
Kue advertising sudah dimakan pemain besar 
Bisnis model lain seperti advertising (iklan) membutuhkan traffic besar dulu baru advertiser tertarik datang, itupun kalau foundernya sudah invest waktu untuk build relationship dengan calon advertiser. Kadangkala dalam bisnis model advertising, siapa yang bisa memberikan under table terbaik yang menang. Kondisi ini membuat business model ini sulit di masuki pemain baru.
Advertising dari adsense ? Kalau mentarget Indonesia revenue adsensenya kecil.
Advertising online di Indonesia dikuasai oleh media besar seperti Kompas.com, Detik.com, Kaskus.com. “Menjual sesuatu” alias ecommerce adalah salah satu alternatif yang perlu Anda pertimbangkan.
Opportunity dalam melakukan inovasi
Memang ecommerce adalah bisnis model yang cukup stabil dan tidak banyak terjadi disruption, tetapi akhir-akhir ini sejak social media muncul, banyak opportunity untuk melakukan inovasi di sektor ini, misalnya crowdsourced design (threadless.com, gantibaju.com, cafepress.com), custom design dengan pembelian satuan (tees.co.id), private sales (giltgroupe, Fazzione.com di Indonesia), flash sales (Woot.com), group buying (Disdus/Groupon), subcription (birchbox, thelolabox di Indonesia), ecommerce yang menggunakan konten edukasi sebelum melakukan penjualan (misalnya duniafitnes.com milik Dennysantoso dan startupbisnis.com :)  )
Scalability dengan  biaya relatif murah dibandingkan offline store
Scalability memiliki arti “jangkauan luas”. Dengan Ecommerce / toko online market Anda bukan hanya pengguna jalan yang sedang lewat di toko Anda, tetapi semua pengguna internet yang mencari barang yang Anda jual di seluruh Indonesia, tanpa harus membuka toko fisik di semua kota di Indonesia.

Cara Membuat Toko Online : Bagaimana Cara Mencari Supplier Toko Online

Ringkasan ini tidak tersedia. Harap klik di sini untuk melihat postingan.

Cara Membuat Toko Online : Bagaimana Mencari Ide untuk Toko Online Anda

cara membuat toko online

Editor’s note : Artikel ini adalah series of article “Cara membuat toko online”  untuk mengedukasi ekosistem internet entrepreneur tentang ecommerce. Jika Anda membutuhkan platform ecommerce toko online yang baik, gunakanlah Bigcommerce. Platform Bigcommerce memudahkan Anda untuk membuat online store dengan mudah dan fitur yang lengkap. Jika Anda membutuhkan interaksi dengan praktisi ecommerce dan startup bisa menuju ke forum Startupbisnis.

Anda harus tahu hal apa yang membuat orang mau membayar Anda

Mungkin Anda ingin membuat ecommerce atau online store tetapi Anda belum memiliki ide.
Ada banyak cara dan sudut pandang dalam melihat hal ini.
Satu hal yang pasti adalah, Anda harus tahu hal apa yang membuat orang mau membayar Anda.

Berikut ini adalah hal-hal umum apa yang mau membuat orang membayar.

Yang pertama adalah “passion” atau “hobi” : Pets (hewan peliharaan), golf, musician, travel, buku novel. Ada saja orang yang bersedia membayar mahal untuk meningkatkan akurasi pukulan golfnya.
Yang kedua adalah “problem” atau “masalah” : Weight loss (masalah kegemukan), gangguan nyamuk, transportasi pesawat.
Yang ketiga adalah “fears” atau “ketakutan” : misalnya asuransi, helm motor.
Salah satu latihan untuk Anda yang sedang mencari ide adalah seperti di bawah ini. Buatlah daftar 7 passion, problem dan fears yang ada di sekitar Anda dan merupakan hal yang penting untuk Anda atau orang-orang di sekitar Anda.
1_idea Cofounder saya di Startupbisnis, Denny Santoso memiliki beberapa startup yang secara tidak langsung menggunakan metode ini :
  1. Membantu orang memiliki tubuh lebih keren dan enak dilihat (Duniafitnes.com, Pembakarlemak.com, Bukurahasiadiet.com).
  2. Membantu orang supaya lebih kaya (Startupbisnis.com)
  3. Membantu orang supaya lebih cantik (Fellinshop.com, Beautiplan.com)
Jika Anda menanyakan 10 orang secara random di pinggir jalan:
“Sebutkan daftar 10 keinginan Anda sesuai urutan prioritas!”
Kira-kira keinginan orang untuk “memiliki tubuh keren”, “lebih kaya”, “lebih cantik” apakah masuk dalam prioritas mereka? Menurut saya sih iya.
Di sisi lain, ada rekan yang membuat portal “green life” yang menyebarkan awareness tentang menjaga lapisan ozon.
Kira-kira kekuatiran orang tentang lapisan ozon ada di urutan berapa? Mungkin tidak masuk 10 besar.
Hal ini tentu saja relatif, tergantung juga misalnya Anda sebagai founder portal green life punya network ke perusahaan besar yang tidak tahu menyalurkan dana CSR untuk lingkungan ke mana. Yang berarti Anda memecahkan masalah dari corporate untuk menyalurkan dana CSR environment ke tempat yang benar.
Banyak metode lain untuk mencari ide ecommerce.
Selalu berinteraksi dengan sesama pelaku bisnis online akan membantu Anda mempertajam ide Anda.
Goodluck dengan ide yang Anda miliki.

Cara Membuat Toko Online : Bisnis Model Ecommerce Berbasis Konten (Part 1)

Editor’s note : Artikel ini adalah series of article “Cara membuat toko online”  untuk mengedukasi ekosistem internet entrepreneur tentang ecommerce. Jika Anda membutuhkan platform ecommerce toko online yang baik, gunakanlah Bigcommerce. Platform Bigcommerce memudahkan Anda untuk membuat online store dengan mudah dan fitur yang lengkap. Jika Anda membutuhkan interaksi dengan praktisi ecommerce dan startup bisa menuju ke forum Startupbisnis.

Sebuah model bisnis online yang menarik muncul selama beberapa tahun terakhir, yaitu penggabungan antara konten dan commerce. Orang menyebutnya dengan berbagai macam nama : “content based commerce” , “intersection of content & commerce”, “content before commerce”.
Secara tradisional, konten secara ketat didefinisikan hanya mendapatkan penghasilan dari iklan, sedangkan business model commerce hanya menggunakan content untuk tujuan pemasaran.
Namun baru-baru ini, sejumlah perusahaan sudah mulai untuk menggabungkan dua hal ini untuk menciptakan strategi terintegrasi yang keren.
Dalam posting ini, akan dibeberkan apa karakteristik untuk membuatnya bekerja dengan baik.
Apa yang dimaksud dengan Content based Commerce company ?
Sebuah Content based Commerce company dapat dikategorikan sebagai perusahaan yang berfokus pada kedua pendapatan dari transaksi ecommerce tradisional serta memproduksi konten dan editorial. Ini berarti perusahaan menghasilkan pendapatan baik dari menjual sesuatu (commerce), advertising ( content), atau keduanya. Biasanya, bagian dari konten adalah blog dan Email newsletter. Blogging akan secara organik mendapat trafik dari Search Engine dan media Sosial, sementara Email Marketing dapat menawarkan konten yang ditargetkan langsung ke pengguna yang memiliki tingkat engagement yang lebih tinggi.

Mengapa bisnis model ini memiliki potensi yang bagus ?

Bisnis model content based commerce adalah bisnis model yang memiliki potensi karena sejumlah alasan.
Pertama, e-commerce tradisional bukan hal yang mudah. Untuk terus meningkatkan pendapatan, Anda perlu membangun brand loyalty. Dalam sebuah model transaksional tradisional biasanya pembeli hanya beli sekali dan pergi, dan tentu saja tidak ada yang namanya hubungan dengan konsumen, traction atau pertumbuhan.
Kedua, menghasilkan pendapatan dari konten juga sangat sulit. Iklan online berbasis banner mengharuskan Anda  untuk terus-menerus menghasilkan konten baru agar pendapatan Anda meningkat. CPM online biasanya sangat rendah sehingga industri ini seringkali memiliki margin rendah.
Dengan menggabungkan keduanya Anda bisa memecahkan kedua masalah tersebut. Commerce didukung oleh hubungan dengan konsumen yang dapat dibangun melalui konten. Pendapatan konten dapat didukung melalui margin keuntungan yang jauh lebih tinggi dari perdagangan tradisional (commerce). Ada banyak cara untuk membuat konten premium di Internet. Opsi untuk subscribe atau paywall adalah model bisnis yang jelas.
Ini merupakan peluang yang baik untuk mengembangkan bisnis online Anda secara organik.

Bagaimana penjelasan dari bisnis model ini ?

Meskipun ada banyak variasi dari content based commerce, sebagian besar perusahaan yang sesuai dengan profil ini biasanya memiliki setidaknya beberapa komponen  berikut.
1. Curated content
Mungkin karakteristik yang paling penting dari jenis bisnis ini adalah mereka berinvestasi dalam Curated content berkualitas tinggi. Konten premium menjadi inti dan sangat penting untuk membangun bisnis Anda. Internet dibanjiri dengan konten gratis, dan memang setiap orang bisa menjadi publisher. Namun, masih ada “rasa lapar” untuk konten premium berkualitas tinggi.
Banyak perusahaan berbasis commerce mencoba curated content palsu dengan outsourcing atau dengan memaksimalkan output dan meminimalkan investasi. Ini adalah strategi yang buruk karena perbedaan antara konten yang baik dan konten buruk sangat jelas. Dengan perusahaan commerce berbasis konten, Anda mencoba untuk membangun audiens yang ingin konsisten terlibat dengan konten Anda selama jangka waktu yang panjang. Konten bukanlah sarana membalik traffic menjadi customer, konten adalah sarana untuk membangun hubungan yang kuat dengan konsumen.
2. Email marketing
Email marketing adalah cara yang bagus untuk membangun audience. RSS merupakan salah satu teknologi yang paling undervalued di Internet karena hanya sedikit yang benar-benar tahu apa itu. Distribusi sosial ke Facebook atau Twitter sangat ramai karena ada begitu banyak noise di media sosial. Oleh karena itu, email marketing adalah solusinya karena email marketing dapat menawarkan kesempatan untuk membangun hubungan langsung dengan konsumen.
Sulit untuk membangun audience di awal, tetapi email marketing telah menjadi salah satu cara terbaik untuk membangun content based commerce company.
3. Relationships and trust
Faktor yang membedakan antara perusahaan commerce tradisional dan perusahaan commerce berbasis konten adalah perusahaan commerce berbasis konten memiliki hubungan yang lebih lebih baik dengan konsumen dan tingkat kepercayaan yang lebih tinggi.
Ketika kita berbicara tentang potensi pelanggan pada ecommerce tradisional, pelanggan hanya bisa melakukan browsing produk. Jika customer potensial tidak terkonversi menjadi customer aktif, maka tidak ada hubungan yang terbentuk.
Di sisi lain, ketika kita berbicara pada customer di content based commerce company, calon customer dapat menghabiskan berminggu-minggu, berbulan-bulan atau bertahun tahun untuk  ”mengkonsumsi” konten sebelum melakukan pembelian. Mungkin tampak agak ribet, tetapi nilai pelanggan itu akan lebih besar karena mereka lebih mungkin untuk menjadi pelanggan setia dan menjadi repeat buyer.
Ketika Anda membangun hubungan selama periode waktu yang berkelanjutan, kedua belah pihak pasti akan memperoleh pemahaman dan hubungan yang lebih baik. Konsumen mulai mempercayai value dari merek Anda, menikmati konten Anda, dan ingin aktif karena mereka merasa menjadi bagian dari movement yang dibuat oleh konten Anda. Sementara itu, merek dapat membangun data tentang apa yang populer, memperhitungkan permintaan dan mengetahui apa yang diinginkan konsumen sehingga bisa memberikan support yang lebih baik.
4. Targeted commerce
Commerce yang berbasiskan konten hanya bekerja ketika commerce dan konten sangat tertarget satu sama lain. Commerce yang berbasiskan konten bekerja ketika Anda menargetkan niche yang sangat spesifik yang memiliki potensi untuk berkembang. Misalnya, Anda mungkin menargetkan profil pria kaya yang berusia 21-29 dan memiliki interest dalam fashion. Konten Anda haruslah bisa menarik profil tersebut.
Banyak perusahaan Commerce mencoba untuk melemparkan jaring mereka terlalu lebar untuk mencoba menangkap pasar yang lebih besar. Untuk awalnya, Anda memang harus hyper focus pada satu profil tertentu. Nantinya setelah Anda telah menjadi merk nomor satu dalam niche tertentu Anda dapat memperluasnya.
5. Subscriptions
Model subcription/langganan dapat bekerja dengan baik dengan perusahaan commerce berbasis konten karena menawarkan manfaat bagi kedua belah pihak. Konsumen menjadi bagian dari “klub” yang mendapat akses ke curated konten  dan produk yang direkomendasikan oleh merek. Biasanya ini untuk commerce fashion.
Model bisnis berbasis subscription juga bagus karena foundernya dapat memprediksi revenue yang didapat dan mendapatkan banyak data mengenai apa yang diinginkan oleh pembeli tersebut.
6. Sosial commerce
Sosial commerce juga sangat penting untuk Commerce yang berbasiskan konten. Bila Anda membuat konten berkualitas tinggi, Anda tentunya ingin membagikan konten tersebut kepada orang-orang yang juga cocok dengan demografis yang ditargetkan. Situs sosial seperti Facebook dan Twitter telah menjadi jalur distribusi yang besar untuk Commerce yang berbasiskan Sosial dan konten.
Distribusi ini menjadi seperti virus yang baik untuk Commerce yang berbasiskan konten karena bisa tumbuh secara organik. Anda bisa juga  tumbuh melalui paid media. Ketika Anda membeli iklan di media sosial, Anda dapat menargetkan demografis yang sangat spesifik. Hal ini memungkinkan Anda untuk memaksimalkan anggaran pemasaran Anda dengan hanya menampilkan iklan untuk orang-orang yang sesuai dengan profil Anda.
Siapa pemain di industri ini?
Content based commerce bukanlah hal yang baru karena banyak perusahaan yang didirikan sudah mengincar strategi ini. Berikut ini adalah ringkasan dari beberapa merek terkemuka yang telah membangun Commerce yang berbasiskan konten.
Cara membuat toko online DailyCandyTerraPlana DailyCandy
DailyCandy tadinya adalah email buletin yang ada di New York pada Maret 2000. DailyCandy adalah salah satu bisnis pertama yang menggabungkan gaya commerce dan konten. DailyCandy sekarang telah meluaskan daerahnya ke kota-kota lain di seluruh Amerika.
DailyCandy menawarkan konten di bidang fashion, hiburan, kecantikan, anak-anak dan design rumah. DailyCandy dikenal sangat berpengaruh dalam men-setting tren untuk wanita kaya.
Cara bisnis membuat toko online Thrillist
DailyCandy menargetkan wanita kaya, sementara Thrillist menargetkan laki-laki muda di kota besar.  buletin Thrillist telah dengan cepat berkembang  secara teratur dan  menghasilkan konten berkualitas tinggi yang menargetkan demografis tertentu. Dengan membangun hubungan kepercayaan, Thrillist dapat merekomendasikan produk berdasarkan kebiasaan membeli pelanggan mereka sebelumnya dan keterlibatannya dalam konten.
Pada bulan Mei 2010, Thrillist mengakusisi JackThreads. Pada saat akuisisi, JackThreads adalah sebuah perusahaan kecil yang menghabiskan seluruh anggaran pemasaran mereka untuk beriklan di Thrillist karena mereka menargetkan niche yang cocok dengan audiences Thrillist pada saat itu. Sejak akuisisi, JackThreads kini dianggap salah satu merek online paling cepat berkembang di Amerika.
Thrillist menghasilkan konten yang sangat bertarget dan rekomendasi produk tertentu karena tingkat kepercayaan yang tinggi yang mereka miliki dengan audiens mereka. Akuisisi JackThreads memberikan anggota Thrillist akses eksklusif ke salah satu merek fashion online. JackThreads memiliki keunggulan kompetitif yang signifikan karena tidak ada perusahaan lain yang dapat menyediakan produk-produk mereka.
cara berbisnis membuat toko online BirchBox
BirchBox adalah merek gaya hidup perempuan yang mencampur konten, commerce dan subscription. BirchBox memberikan layanan subscription di mana wanita dapat mendaftar untuk dikirimi produk sampel dari beberapa merek besar. Produk ini didukung dengan konten yang tertarget yang menawarkan advice dan guidance untuk menggunakan produk. Anggota BirchBox kemudian dapat membeli produk dari BirchBox dengan harga diskon dan mendapatkan loyalty point.
BirchBox telah secara agresif memperluas pasar selama beberapa tahun terakhir dengan memperluas ke produk perawatan dan layanan subscribe untuk laki-laki, serta meng-akuisisi pesaing mereka di Eropa, JolieBox.

Cara Membuat Toko Online : Manfaat Bisnis Model Ecommerce Berbasis Konten (Part 2)

Di artikel sebelumnya saya membahas introduction cara membuat toko online : bisnis model ecommerce berbasis konten yang menekankan bahwa bisnis model ini bisa mendapatkan revenue dari konten (advertising) atau commerce.
Beberapa saat yang lalu saya ngobrol dengan beberapa teman yang menjalankan bisnis model media dan teman lain yang menjalankan bisnis model ecommerce.
Teman saya yang menjalankan bisnis model media mengatakan “saya akan membuat ecommerce untuk melengkapi niche media yang saya punya, siapa tahu ada opportunity di situ. Kan ecommerce (baca : menjual barang ke orang) cukup manjur untuk memisahkan orang dari duitnya
Sedangkan, teman saya yang menjalankan bisnis model ecommerce mengatakan “saya akan membuat konten untuk melengkapi ecommerce niche yang saya punya, siapa tahu ada advertiser tertarik hitung-hitung sambil menjalankan content marketing”.
Ke mana arah semua ini ?
Adeo Rossi dari Founder Institute sering menekankan startup yang baik fokus pada “one revenue source” di mana pada awalnya menurut petunjuk dari dokumen tersebut, Anda bisa membuka keran untuk lebih dari 1 revenue source, kemudian Anda melakukan analisa mana yang berjalan dengan baik untuk kemudian memfokuskan diri fokus di situ.
Dari sudut pandang marketing, “content based commerce”  bisa dilihat oleh praktisi digital marketing mirip dengan “inbound marketing /content marketing untuk perusahaan ecommerce” tetapi saya personally melihat karena adanya potensi revenue stream baru dan membutuhkan core competence berbeda dengan ecommerce biasa (misalnya, perlu kompetensi untuk advertising sales ke brand atau kompetensi event organizing) seharusnya “content based commerce” tidak cukup hanya dilihat sebagai “strategi/taktik marketing”, tetapi sebuah bisnis model yang baru.

Mari kita lihat apa saja keuntungan menjalankan bisnis model ecommerce berbasis konten :

1. Kesempatan untuk membangun industri

Don’t build companies, build industry.

One way to identify entrepreneurs that will change the world is by finding startups that are trying to create an entire industry rather than just build a company.  - Steve Case, AOL founder

Dengan membuat konten, sebuah bisnis memiliki kesempatan untuk meng-influence sebuah culture, membuat movement, menumbuhkan industri.
Entrepreneur yang berpikiran besar untuk membangun industri daripada hanya jualan umumnya akan lebih sukses memiliki valuasi startup yang lebih tinggi daripada entrepreneur yang hanya berpikir untuk jualan.

2. Suatu cara untuk membangun kredibilitas dan menjadi referensi di industri

“Unless you can be the reference authority and the best in the world, don’t do it”

https://twitter.com/founding/status/277231178308788224
Misalnya, Anda menjual busana muslim jilbab.
Toko online Anda akan “gitu-gitu aja” jika mengandalkan traffic dari ads (Google ads, Facebook ads), akan terjebak komoditisasi dan perang budget ads.
Anda tidak akan pernah menjadi referensi industri jika isi toko online Anda hanya berisi barang yang Anda jual.
Jika membuat bisnis, lebih baik memiliki target menjadi nomor 1 daripada menjadi nomor 50 bukan ?
Caranya ?
Jadilah industry influencer.
Jadilah spokeperson di industry Anda.
Buatlah konten yang benar-benar high quality, memecahkan masalah dari audience Anda, maka Anda akan memiliki kesempatan untuk menjadi referensi di industri Anda.
There are a lot of stupid people out there … and stupid people shouldn’t write. You have to have a deep understanding to be a blogger. This is the era of expertise. Expert will inherit the space – Jason Calacanis
Jason Calacanis adalah founder weblogsInc, blognetwork yang terdiri dari puluhan blog di berbagai niche yang dibeli AOL tahun 2005. Di artikel di atas, Jason bukan mengatakan bahwa Anda tidak boleh belajar nge-blog atau belajar membuat konten, tetapi dalam kaitan dengan bisnis, Anda tidak cukup membuat konten yang “seadanya” alias konten copas lalu edit sana sini dengan tujuan untuk dibaca search engine, tetapi akan lebih baik jika Anda menjadi expert di niche atau bidang yang Anda sukai.

3. Mengedukasi customer … reciprocal power
You can maintain power over people, as long as you give them something. Rob a man of everything, and that man will no longer be in your power – Sonmi 451 (Cloud Atlas Film)
“Give more than you get. Remember you’re not just building a product – you’re building relationships. – Paul Watts
Reciprocity atau “prinsip timbal balik” sudah lama digunakan sebagai teknik penjualan yang efektif, sebelum meminta customer untuk membeli dari Anda, Anda menawarkan sesuatu yang free terlebih dahulu. Bisa berupa informasi, free gift, apapun.
Perhatikan kondisi di mana Anda memberikan mereka (calon customer) sesuatu yang free tanpa mewajibkan mereka membeli apapun, mereka akan merasa “berhutang” pada Anda dan kemungkinan besar mereka akan membeli dari Anda.
Perhatikan slide berikut ini sebagai contoh Anda sebagai pemilik ecommerce kamera memberikan edukasi tentang jenis kamera yang baik kepada customer.


4. Membangun komunitas
Semua orang bilang kalau Anda punya komunitas pecinta brand Anda, maka Anda bisa menjual (ecommerce) dengan lebih efisien dan efektif.
Benar. Baca : 5C of community.
Komunitas akan terbentuk jika Anda memiliki konten yang baik dan memecahkan masalah anggota komunitas. (versi lain mengatakan komunitas akan terbentuk jika produk Anda bisa meng-enhance hidup mereka, mendatangkan uang atau exposure untuk mereka. Misalnya : Gantibaju.com, Sribu.com, Kreavi.com).

Cara membuat toko online bisnis model content based commerce

5. Menambah value dalam setiap siklus pembelian calon customer dan meng-capture calon customer dalam zero moment of truth
Sejak adanya internet dan media sosial, siklus pembelian oleh customer berubah, sebelum memutuskan membeli, sekarang mereka mencari informasi dulu di internet.
Mereka membaca review, membandingkan harga dan kualitas, belajar cara menggunakannya terlebih dahulu di internet sebelum membelinya.
Pertanyaannya dalam siklus pembelian ini, apakah konten milik Anda yang memberikan value added bagi calon customer ? atau konten milik kompetitor Anda ?

cara membuat toko online ecommerce based content siklus pembelian
cara membuat toko online ecommerce based content siklus pembelian
cara membuat toko online siklus pembeliancara membuat toko online siklus pembelian6. Performa lebih baik di Search Engine
Sudah jelas bahwa website dengan 30 produk akan kalah performanya di search engine dibandingkan website dengan 30 produk plus 50 konten berisi cara dan tips menggunakan produk tersebut – tentu dengan syarat Anda mengerti prinsip-prinsip
Anda mau kalah atau menang ?

7. Membangun brand value dan keluar dari jebakan komoditisasi
Hal yang berbahaya bagi bisnis adalah customer tidak melihat perbedaan jika belanja di ecommerce / toko online Anda dibandingkan di tempat lainnya, kondisi ini disebut dengan “Anda sudah terkomoditisasi” dan Anda akan tergantung pada budget iklan dan tracking efisiensi ads untuk menghidupi startup Anda. Bagus jika niche Anda tidak banyak kompetitor, namun bagaimana jika Anda berada di market di mana kompetitor Anda mempunyai dana besar untuk budget iklan ?
Anda harus keluar dari jebakan komoditisasi dengan cara membangun brand value. Salah satunya lewat konten.
Ada banyak cara membangun brand value, selain konsep dasar startup untuk “solving problem”, misalnya memberikan service yang luar biasa (contoh : Zappos melakukan auto upgrade shipping condition), keberhasilan memenangkan award (contoh : Tiket.com), Apple dengan high quality design.
Di artikel berikutnya saya akan membahas tentang jenis-jenis startup content based commerce yang beroperasi di Indonesia dan membangun brand lewat konten.

Hal Penting yang Anda Perlu Tahu Tentang Strategi Content Marketing

Content is the heart of online marketing


Istilah content marketing telah berubah arti dengan cepat  oleh para marketer. Hal ini bisa dilihat  dengan volume pencarian Google  yang banyak tentang hal ini. Meskipun content marketing telah memiliki arti yang berbeda beda dalam beberapa tahun ini, kenaikan pencarian dari keyword content marketing  sebenarnya tidak mengejutkan.

Google Trend

Perubahan algoritma Google yang  cepat selama 12 bulan terakhir telah banyak menumbangkan banyak situs dan blog yang miskin konten.
September 2012 adalah masa peluncuran algoritma Google terbaru,Panda dan update Penguin, bersama-sama menurunkan ranking situs dengan nama domain “exact match”, misalnya Anda menjual baju batik dan lebih mengandalkan nama domain “bajubatik” ketimbang memberikan konten tentang batik. Google bekerja keras untuk melakukan penalti terhadap situs yang miskin content dan menaikkan situs dengan konten yang baik, bermanfaat, relevan dan unik.
Anda perlu mengambil tindakan jika:
  • Website Anda memiliki kurang dari 100 halaman
  • Website Anda memiliki jumlah halaman yang banyak diisi dengan yaitu ‘content tipis’ atau content berkualitas buruk
  • Anda ingin meningkatkan tingkat keterlibatan yang Anda miliki dengan audiens Anda

Hal Pertama : Apa Goal Anda ?

Sebelum Anda mengambil tindakan, Anda harus mengetahui apa yang Anda inginkan. Mulailah berpikir dan berdiskusi dengan rekan-rekan Anda tentang sesuatu yang benar-benar ingin Anda capai dengan teknik marketing Anda. Ketahuilah tujuan Anda dengan lebih spesifik, bukan hanya tujuan bisnis yang klise seperti ‘meningkatkan penjualan’ atau ‘peningkatan pangsa pasar’.
Sebagai contoh, misalnya Anda ingin meningkatkan jumlah pengunjung yang datang ke situs Anda melalui media sosial sebanyak 200% selama 12 bulan ke depan. Atau mungkin ingin mengurangi budget PPC Anda namun tetap menaikkan total sales Anda dari online di tahun yang akan datang.

Action

Pertama, buang konten yang kurang berkualitas, entah itu tentang  deskripsi produk Anda atau memberikan informasi latar belakang.
Jika situs Anda tidak memiliki blog, buatlah sekarang dan update content setiap harinya.  Jika Anda ingin mendapatkan ranking google pada keyword yang Anda tuju, Anda akan melihat peningkatan dalam 1-2 bulan kedepan. Anda juga bisa memulai dengan keyword lapis dua.
Ingat bahwa pesaing Anda juga akan menambahkan content dan meningkatkan rangking web mereka, sehingga tekanan pada ranking search engine akan Anda rasakan.
Berikut adalah tiga strategi yang perlu Anda ikuti untuk selalu memiliki ranking yang baik :
  • Tambahkan lebih banyak konten menarik, relevan dan informatif
  • Tambahkan berbagai jenis konten
  • Sebarkan konten Anda
Berikut adalah penjelasannya :

Tambahkan lebih banyak konten

Perusahaan yang menambahkan setidaknya 20 artikel per bulan untuk web mereka mendapatkan traffic lima kali lebih banyak daripada company yang hanya menulis seminggu sekali.
businessesthatblog2 Dengan memasukkan posting yang reguler dan berita tentang company Anda, Anda juga akan mempublikasikan authority dan industry knowledge Anda sambil menginformasikan dan mengedukasi pembaca Anda. Selain itu pada waktu yang sama Anda memberikan mereka sebuah platform untuk terlibat dengan Anda.
Masa untuk membuat konten yang khusus dibuat untuk search engine (hanya untuk dibaca oleh mesin searc) telah usai sejak perubahan algoritma ini. Anda tidak lagi dapat melakukan keyword abusing untuk mendapatkan ranking yang baik. Search engine sudah lebih pintar sekarang.
Namun, dalam konteks ini tentu saja kita tetap harus fokus dalam menjaring keyword yang mendatangkan konversi. Keyword sangat dibutuhkan dalam menjaring pembeli.
Dalam proses penulisan artikel yang benar-benar relevan dan informatif, kata kunci lapis pertama dan kedua biasanya secara alami akan muncul dan membantu  situs Anda dalam pencarian dan membangun long tail keyword situs Anda untuk jangka panjang.
Cobalah untuk menghindari konten yang company-centric. Banyak marketer menganggap bahwa audiens mereka akan suka pada content yang berpusat di sekitar perusahaan dan mereknya saja. Pendekatan ini sama sekali tidak menghasilkan hubungan yang tulus dengan pelanggan.
Tentu saja mudah bagi orang untuk membuat kontent tentang perusahaan mereka. Sebaliknya, itu relatif sulit bagi marketer untuk membuat konten original di luar perusahaan mereka yang disukai audiens mereka. Menurut survey, 41 persen dari marketer mendapatkan masalah untuk membuat konten yang disukai pembeli dan pengunjung.
Tujuan dalam bisnis Anda tentu saja ingin meningkatkan sales dan profit. Anda tentu juga ingin menerangkan kepada audiens tentang brand Anda, membangun brand awareness kepada mereka,dan  meningkatkan brand market.
Tidak ada yang salah jika Anda fokus pada keinginan audiens selama itu berhubungan tentang organisasi Anda. Dan tanpa merek dalam konten maka konten Anda tentu akan diabaikan oleh audiens. Namun, jika Anda membatasi konten yang seharusnya Anda buat, yang berhubungan tentang bisnis dan brand Anda,  Anda akan kesulitan untuk membanngun audiens Anda.
Cobalah untuk membuat bisnis dan merek Anda keluar dari jalur yang biasanya dan lihat bagaimana konten nantinya.
Yang menarik adalah ketika Anda benar-benar memiliki sesuatu yang menarik dan Anda menulis content untuk audiens Anda tentang merek dan perusahaan, tentunya mereka akan jauh lebih perhatian dan responsif.

Tambahkanlah berbagai jenis konten

Menambah berbagai tipe konten adalah cara yang lain untuk melebarkan influence Anda dan menaikkan rasio engagement audiens dan tentu saja menaikkan situs anda dari sisi SEO.
jenis strategi konten
Content Marketing
Keefektifan dari konten Anda sangat tergantung pada bagaimana informasi yang ada dalam konten Anda. Visualisasi di atas menggambarkan pilihan jenis konten, positioning yang bisa Anda gunakan. Juga goal dari konten. Lihatlah bahwa tipe konten yang berbeda memiliki tujuan yang berbeda.
Pilihan dalam pembuatan konten Anda harus melihat sumber daya yang tersedia. Menulis buku atau bahkan sebuah whitepaper, umumnya sangat efektif, tetapi itu adalah pilihan yang mahal. Di sisi lain memiliki media sosial dan blog adalah pilihan yang cepat dan murah tetapi memiliki efektivitas yang terbatas.
Banyak konten seperti komik dan kartun yang biasanya mendapatkan banyak share di social media. Cobalah untuk memulainya.  Atau Anda dapat membuat Slideshare presentations untuk membuat presentasi yang lebih menarik.
Dari segi ekonomis, kualitas blog dan feed berita adalah cara yang sangat ampuh untuk menginformasikan dan terlibat dengan audiens Anda, terutama bila digunakan bersama dengan newsletter dan media sosial. Selain itu search engine seperti google sangat menghargai situs yang banyak menambahkan konten. Bahkan banyak ahli search engine yang mengatakan bahwa konten itu seperti kue yang baru keluar dari oven - ‘best when fresh’.
Infographics bagus untuk membantu audience membaca banyak data dengan cara yang menyenangkan. Informasi yang berat dan bervariasi lebih mudah dicerna jika pembuat konten memiliki kreatifitas dalam meramu konten.

Sebarkan konten Anda

Pada saat Anda telah membuat konten, tentunya Anda menginkan konten itu segera dibaca oleh pembaca bukan ?
Berikut bagaimana cara melakukan promosi konten Anda dengan cepat :
Promosi internal
Sebelum kita berbicara bagaimana konten Anda disebarkan melalui situs lain, cek lah terlebih dahulu format tulisan Anda, apakah teroptimasi dari segi “Onpage” atau tidak.
taktik distibusi konten Menambahkan internal links dari keyword akan membantu Anda dalam membuat tampilan situs yang bagus dari sisi arsitektur website. Jangan takut membuat link tautan ke situs lain. Dahulu hal ini tentu akan mengurangi ranking situs Anda. Namun, untuk sekarang search engine sudah lebih pintar dalam menghitung pola ranking.
Pastikan Anda selalu menempatkan tombol social sharing di setiap konten Anda dan cek RSS feed Anda, mungkin saja ada error disana.  Jika ada error maka jumlah feed subscriber tentu akan berkurang.
Promosi Eksternal
Tentu saja banyak sekali para marketer yang menggunakan social media untuk melakukan promosi eksternal. Jika Anda membuat konten yang baik tentu akan banyak orang yang melakukan share.
Kita bisa lihat di facebook. Hanya dengan gambar yang menarik dan sedikit kata dapat menarik ratusan komentar dan share.
Media social adalah sebuah platform yang sangat kuat untuk mempromosikan konten Anda menggunakan konten menarik.
Dalam pendekatan holistik, Anda dapat mengkoordinasi media sosial Anda, PPC, SEO, public relations dan aktivitas marketing online lainnya sehingga Anda tidak bekerja berulang-ulang untuk mendapatkan hasil yang diinginkan.
Itulah strategi yang jika Anda jalankan dengan baik maka Anda dapat meninggalkan pesaing Anda jauh dibelakang.

13 Cara untuk Meningkatkan Traffic Anda Melalui Search Engine Dengan Cara yang Etis

ika Anda memiliki produk yang bagus, mungkin tidak banyak orang yang tahu jika tidak dipromosikan. Entah melalui social media atau SEO.  Anda masih perlu untuk mendapatkan pelanggan ke website Anda – terutama jika Anda menjalankan e -commerce.
Di artikel ini,  terdapat 13 cara untuk menaikkan ranking di google, atau bisa kita sebut cara efektif menaikkan ranking melalui SEO. Berikut tips nya :

Google-Lights

1. Fokus pada Long Tail

Jika Anda membuat situs baru , pastinya sangat sulit untuk mengambil kata kunci populer dengan cepat. Akan lebih baik jika Anda menulis banyak artikel yang kualitas pada kata kunci yang sangat spesifik daripada mengejar keyword berpencarian banyak. Manfaat lain yang  didapat dari tetap fokus dengan long tail keyword adalah biasanya keyword-keyword tersebut dapat memberikan angka konversi lebih baik.

2. Konsisten

Semakin lama situs Anda berada di dalam niche bisnis Anda dan menghasilkan konten online kualitas, semakin besar pula kemungkinan Anda untuk keluar di hasil pencarian untuk semua kata kunci yang terkait. Memulai sebuah blog dan membuat banyak artikel adalah hal yang baik dan bagus, tetapi menjaga kegiatan tersebut selama bertahun-tahun akan berbeda dengan blog yang baru berusia sebulan ( atau seminggu ).

3. Optimalkan Artikel Anda

Ada tiga hal utama pada halaman web Anda yang harus dioptimalkan yaitu  : meta Title , description dan keyword. Ini adalah suatu hal yang sederhana dan dapat dilakukan ketika Anda menerbitkan sebuah konten pada situs Anda. Memang Anda pasti butuh waktu untuk melakukannya setiap mempublish artikel, tetapi manfaatnya besar.

4. Jangan Lupakan Tentang  Link Building ( yang etis )

Link building adalah dasar dari off-page untuk optimasi mesin pencari. Bagian yang terbaik adalah bahwa link bisa bebas Anda tempatkan di mana saja. Cobalah minta vendor, mitra, press, klien, almamater dan sumber lain yang kredibel sehingga Anda bisa menanamkan kata kunci (keyword) dan hyperlink kembali ke situs Anda untuk keyword yang Anda targetkan. Jika sumber Anda memiliki page rank tinggi, Anda akan melihat kenaikan peringkat Anda dalam waktu kurang dari dua bulan.

5. Gunakan Google Keyword Tool (sekarang google keyword planner)

Gunakan tool dari Google untuk mencari long tail keyword yang tidak kompetitif. Jika Anda berada di niche kompetitif, ini adalah cara yang bisa Anda mulai.

6. Berikan Value untuk Pembaca Anda

Jika ingin meningkatkan pencarian organik Anda dari search engine, content marketing  melalui guest posting adalah cara tercepat untuk membangun traffic yang besar. Anda perlu mengetahui bahwa content marketing  adalah tentang kualitas dan bukan kuantitas. Jika Anda memiliki konten yang jelek, orang tidak akan mau meluangkan waktu untuk membaca atau membaginya. Oleh karena itu, ketika menulis konten, cobalah untuk selalu bertanya pada diri sendiri apakah Anda (jika menjadi pembaca) akan meluangkan sepuluh menit untuk membacanya ? Apakah saya mau membaginya dengan orang lain ? Jika Anda pikir konten Anda jelek cobalah untuk mengeditnya kembali.

7. Jangan Coba-coba untuk Mengakali Google

Jika Anda mencoba mengakali Google mungkin itu akan berjalan untuk sementara, tetapi bukan strategi yang baik untuk jangka panjang. Untuk meningkatkan traffic pencarian organik, Anda harus menghasilkan konten papan atas yang relevan dengan apa yang mungkin dicari oleh user Anda. Periksa Google Keyword Tool / Google Keyword planner untuk memastikan Anda menggunakan keyword yang benar.

8. Pikirkan SEO sebagai Kesempatan untuk Menciptakan Value

SEO bukan permainan. Setidaknya itu bukan permainan yang bisa Anda menangkan dalam jangka panjang jika Anda menganggapnya sebagai permainan. Buatlah konten yang memiliki value dan Google akan menganggap artikel Anda layak dicari. Pengunjung lebih cenderung untuk berbagi konten yang mereka nikmati untuk dibaca dan akan berada di situs Anda lebih lama, sedangkan blogger, media dan orang-orang di industri Anda bisa menggunakan situs Anda sebagai referensi, yang berarti lebih banyak link organik.

9. Turunkan Bouncing Rate

Ada satu hal yang tidak disukai mesin pencari, yaitu tingkat bouncing yang tinggi. Periksa kata kunci Anda, dan cobalah mengoptimalkan halaman tersebut untuk mengurangi tingkat bouncing Anda. Search engine akan mencintai Anda untuk hal tersebut.

10. Menghasilkan Konten berkualitas

Search engine akan memberikan reward kepada orang-orang dan perusahaan yang membuat konten berkualitas tinggi dan konsisten dalam melakukannya. Hal-hal seperti author rank di Google+ akan memiliki pengaruh besar pada hasil pencarian organik. Cobalah untuk tidak hanya membuat konten dan mempublikasikannya secara online, tetapi juga untuk dapat memaksimalkan nilai dari konten tersebut sehingga bisa didistribusikan dengan baik di seluruh channel distribusi dan memiliki kesempatan untuk menjadi viral.

11. Membuat Blog Perusahaan untuk Meningkatkan Traffic SEO

SEO adalah raja di lalu lintas pencarian organik. Semakin banyak keyword yang populer dalam niche Anda, semakin banyak juga pencarian organik yang mengarah ke situs Anda. Ini termasuk terlalu banyak teks pada halaman utama situs Anda yang bisa saja dapat membahayakan situs Anda daripada membuatnya menjadi baik. Hal ini juga dapat membuat konsumen kesulitan untuk menemukan informasi yang mereka inginkan. Daripada menghapusnya dari situs Anda, cobalah untuk memulai sebuah blog terpisah sebagai pekerjaan SEO tambahan. Gunakan blog untuk menulis tentang niche Anda, apakah itu konstruksi, kecantikan atau hiburan. Cobalah untuk melakukan penelitian kata kunci untuk mengetahui frasa yang sedang tren dalam industri Anda dan masukkan mereka dalam posting blog.

12. Berkolaborasi dengan industry experts sebagai daya ungkit (leverage)

Semua orang suka opini dari ahli. Anda akan terkejut betapa mudahnya Anda bisa meyakinkan para pemimpin industri untuk berkontribusi dalam membuat guest posting ke blog Anda. Mereka akan memiliki pembaca mereka sendiri, dan orang-orang akan menjadi akrab dengan merek Anda. Para industry expert cenderung menghasilkan konten yang memiliki value yang akan menarik bagi user dan pembaca yang ada.

13 . Buat sebuah Komunitas

Menjawab pertanyaan-pertanyaan dari komunitas Anda sangat penting untuk meningkatkan lalu lintas website Anda dari Google. Anda harus menjadi brand yang terpercaya di niche Anda. Jika komunitas banyak mengajukan pertanyaan, tentunya proses tanya jawab tersebut akan memberikan konten berkualitas tinggi, berharga dan berguna. Google sangat memperhatikan hal ini. Bila Anda memberikan jawaban atas pertanyaan komunitas Anda, Google akan meningkatkan peringkat situs Anda. Anda tentu juga menciptakan loyalitas dalam komunitas Anda dan peringkat yang baik di Google pada waktu yang sama. Itu adalah situasi yang memberikan win- win solution.

Sumber : Mashable